ISRAEL IZINKAN BARANG BANTUAN MASUK GAZA

ISRAEL IZINKAN BARANG BANTUAN MASUK GAZA

 JERUSALEM.  Israel mengizinkan beberapa jenis makanan, yang sebelumnya dilarang, masuk ke Jalur Gaza, kata para pejabat, Rabu (9/6/2010). Langkah itu merupakan sebuah kemajuan kecil dalam mengurangi blokade selama tiga tahun terhadap wilayah itu menyusul kecaman internasional terkait serangan mematikan pasukan Israel pekan lalu terhadap armada bantuan kemanusiaan untuk Gaza.


Daftar barang-barang yang diizinkan masuk itu sebagian besar sudah diselundupkan ke Gaza melalui perbatasan dengan Mesir. Daftar barang itu juga tidak termasuk jenis yang paling dicari di Gaza, seperti semen, baja, dan bahan-bahan lainnya yang diperlukan untuk membangun kembali wilayah yang hancur karena perang tersebut. Namun, itu merupakan langkah nyata pertama Israel untuk meredakan kecaman yang disebabkan oleh serangan yang menewaskan sembilan aktivis pro-Palestina dalam bentrokan dengan pasukan komandonya di atas salah satu kapal pembawa bantuan pada 31 Mei lalu. 

Pejabat penghubung Palestina, Raed Fattouh, yang mengoordinasikan arus barang ke Gaza dengan Israel, mengatakan bahwa soda, jus, selai, rempah-rempah, krim cukur, keripik kentang, kue, dan permen sekarang diizinkan masuk. Dia mengatakan, beberapa produk sudah memasuki Gaza, dan yang lain akan masuk dalam beberapa hari mendatang.

Serangan pasukan komando Israel terhadap armada pembawa bantuan ke Gaza itu telah menarik perhatian dunia terhadap blokade atas wilayah tersebut, yang diterapkan Israel dan Mesir setelah Hamas merebut kekuasaan di Gaza tahun 2007. Blokade itu telah menghancurkan ekonomi Gaza yang sudah terpuruk sebelumnya, serta menghapus puluhan ribu pekerjaan, dan mencegah Gaza memperbaiki kerusakan akibat gempuran sengit militer Israel pada awal tahun lalu.

Perkembangan yang terjadi pada Rabu itu mungkin tidak akan mengurangi kecaman internasional. Pasalnya, larangan terhadap bahan-bahan yang paling diperlukan untuk pembangunan kembali Gaza tetap berlaku. Fattouh mengatakan, para pejabat Israel menolak permintaan Palestina untuk barang-barang konstruksi, bahan baku pabrik, dan peralatan medis.

Para pejabat Israel memberikan konfirmasi tentang keputusan untuk mengizinkan masuknya bahan makanan. Mereka mengatakan, langkah itu dimaksudkan untuk meredakan tekanan bagi perlunya sebuah investigasi internasional atas penyerbuan pasukan Israel. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, mereka akan terus mengurangi blokade, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

 

Poll

Do you like our website me ?

Yes (128) 90%

No (6) 4%

Nothing (9) 6%

Total votes: 143

Search site

=====****INDAHNYA BERBAGI****====