PALESTINA AKAN TETAP EKSIS SELAMA MASIH ADA DUNIA


Palestina akan tetap ada selama dunia masih ada
Risalah dari DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 11-04-2010
Segala puji bagi Allah, salawat dan salam ditujukan kepada Rasulullah saw dan para pengikutnya…
Al-Quds merupakan ladang yang penuh wewangian, tempat yang senantiasa menebar senyum, malamnya penuh dengan doa dan permohonan, dan siangnya penuh dengan kerja keras dakwah. Sejarah Al-Quds merupakan perjalanan risalah dan pengorbanan para rasul dan nabi, yang diterima oleh Nabi kepada Nabi lainnya dan dari Risalah ke Risalah yang lainnya; hingga terakhir diterima oleh nabi Muhammad saw dari para nabi pada puncak pertemuan di langit, di depan pintu-pintunya disaksikan oleh para pejuang, dan dalam perjuangannya mencetak para pejuang yang kokoh keimanannya, sebagaimana dihadapannya berkecamuk dengan sengit antara al-haq dan al-bathil yang kadang kebatilan pada awalnya mampu mengungguli dan memenangkan pertarungan namun pada akhirnya al-bathil mampu eksis dan memenangkan pertarungan.
Tsawabit yang tidak boleh ada kelalaian di dalamnya:
Palestina dan Al-Quds merupakan bagian dari aqidah umat Islam, karena itu kelalaian berarti kelalaian terhadap kitab Allah dan peradaban bangsa dan keimanannya.
Masalah Palestina amanah di setiap leher seorang Muslim, dan membelanya adalah kewajiban dan  memenangkannya adalah suatu keniscayaan sementara lalai terhadapnya adalah suatu kejahatan.
Bekerja sama dengan  Zionis dan orang-orang yang loyal kepada mereka serta berurusan dengan mereka; berarti perang kepada Allah, agama dan umat Islam, sesuai dengan firman Allah:
فَلْيَحْذَرْ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“ Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih”. (An-Nuur:63)
Jihad untuk mengembalikan kejayaan bumi Palestina dan Al-Aqsha adalah wajib ain bagi semua muslim, seluruhnya dituntut untuk mempertahankan dan menjaga tempat-tempat sucinya dan melindunginya, tertuama karena ia merupakan qiblat pertama dan tempat ketiga yang disucikan dan tempat isranya nabi saw.
Apresiasi yang tertolak dan kehinaan yang menjijikan
Bahwa diantara tipu daya dunia atas seseorang saat berada pada tanggal 3 maret yang lalu, dan seperti yang dilakukan di dalamnya oleh Netanyahu, Perdana Menteri Zionis dengan mengajukan apresiasi kepada para pemimpin Arab atas sikap mereka yang dihormati?!
Begitu pula Hillary Clinton yang menelaskan akan apresiasinya terhadap sikap arab yang berani, yang demikian diungkapkan setelah sikap diam mereka, ketundukan dan belenggu mereka; sampai pada sikap mengecam dan mengingkari adanya keputusan penyatuan masjid Ibrahimi di Khalil dan masjid Bilal di Betlehem kepada Israel, dengan melakukan banyak pelanggaran terhadap undang-undang dan amnesty internasional, demikianlah yang terjadi di Tepi Barat dibawah pengawasan dan pendengaran pemimpin Palestina di Ramallah, beriringan dengan usaha yang keras; sebagai persiapan membangun Haekal Sulaiman diatas tanah masjid Al-Aqsha, seperti yang dilakukan pada tanggal 15 maret yang lalu sebagai isyarat dimulainya “Propaganda pembangunan Haekal”.
Al-Aqsha; Allah yang melindungan dan tangan-tangan ini yang menjadi taruhannya
Zionis selalu berambisi mewujudkan obsesinya setiap kali mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk mencapai realisasi ide pembangunan haekal diatas reruntuhan Masjid Al-Aqsha.
Di belakang pembantaian pelataran masjid Al-Aqsha (8/10/1990 m) muncul arkeolog Zionis “Yusuf Serge” di televisi Perancis dengan mengatakan: bahwa Israel  dalam waktu dekat akan segera memulai pembangunan Haekal ketiga diatas reruntuhan Masjid Al-Aqsha yang mampu dilakukan oleh Israel dengan menggunakan teknologi modern, dan setelahnya pada bulan November “Shamir”perdana menteri saat itu, yang mengomentari tindakan pembantaian mengumumkan: “Ini saatnya untuk memperpanjang batas” Israel “
Laut ke sungai “.
Dan pada September 1991 surat kabar Hahdashot memberitakan bahwa gerakan para ” petinggi gunung Haekal” melakukan peletakkan batu fondasi – yang beratnya 6 ton yang dibungkus dalam bendera “Israel” – ke tempat yang terletak di tempat suci.
Tidak heran … Brangsiapa yang menepati janjinya dan ancamannya serta ketentuannya dari Allah SWT, karena Allah SWT berfirman:
إِنَّ اللهَ يُدَافِعُ عَنْ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللهَ لا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ . أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ. الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلاَّ أَنْ يَقُولُوا رَبُّنَا اللهُ وَلَوْلا دَفْعُ اللهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللهِ كَثِيرًا وَلَيَنصُرَنَّ اللهُ مَنْ يَنصُرُهُ إِنَّ اللهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan Kami hanyalah Allah”. dan Sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa”. (Al-Hajj:38-40)
Kemanakah Shamir perfi? Pergi ke neraka Jahim, mendapatkan berbagai laknat, sementara para petinggi Haekal gagal dan tidak mampu mewujudkan misi mereka, dan kita telah menyaksikan dengan mata kepala kita akhir-akhir ini bagaimana para lelaki dan wanita serta para pemuda dari anak-anak Palestina dengan gagah berani menghadang tentara bersenjata dengan tameng dada-dada mereka yang telanjang dan tangan-tangan mereka yang kosong dari senjata; kecuali senjata iman, aqidah dan gigih dalam berjihad dan mencari syahadah, sementara mereka senantiasa mensenandungkan firman Allah:
الَّذِينَ قَالَ لَهُمْ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ .  فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنْ اللهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللهِ وَاللهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ
“(yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, Maka Perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung”. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. dan Allah mempunyai karunia yang besar”. (Ali Imran:173-174)
Dan sungguh benar sabda Rasulullah saw ketika menyampaikan karakteristik umatnya, beliau bersabda:
لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ يُقَاتِلُوْنَ عَلَى أَبْوَابِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ
“Umatku akan tetap tegak dalam memegang kebenaran, berjuang di pintu-pintu baitul Maqdis, tidak takut dan gentar terhadap celaan orang-orang yang mencela mereka, sehingga datang keputusan Allah sementara jiwa mereka tetap demikian”.
Ketika Sharon terpilih sebagai Perdana Menteri, dan mengumumkan pernyataannya yang untuk mennghancurkan Intifadah dalam waktu seratus hari, namun intifadhah masih tetap ada dan eksis dan bahkan bertambah kuat hari demi hari, bahkan sempat terjadi pukulan telak ke bagian teori keamanan  Israel, lalu mengembalikan tsiqah pada kekuatan bangsa untuk mendapatkan haknya dan melawan musuh aggressor, dan juga menegaskan kepada para pemimpin yang banci bahwa berada pada satu kungkungan adalah mustahil; kemanakah perginya Sharon?
Sambaing sekarang dirinya masih terbaring dalam keadaan koma antara hidup dan mati, tidak mengetahui keputusan Allah untuk mewujudkan akan janji Allah dan ancamannya di dalamnya.
Arab menyediakan perlindungan untuk Zionis
Pada hakikatnya yang dituntut pada Arab adalah menutup sisi-sisi dari berbagai rencana yahudisasi Al-Quds, penghancuran Masjid Al-Aqsha, perampasan masjid Haram Al-Ibrahim dan masjid Bilal, perampasan dan penghancuran baitul maqdis, dan melupakan agresi atas Gaza dan apa yang menimpa mereka dari berbagai kehancuran dan perobohan, sementara mereka masih tetap sabar dan tegar berada dalam kondisi dikepung dan kelaparan, dan untuk mengeluarkan peristiwa yang mengerikan yang terjadi di Liga Arab menyediakan perlindungan dan tameng dengan memberikan perpanjagan waktu kepresidenan kepada Mahmud Abbas untuk berunding dengan entitas Zionis
Selama empat bulan!
sungguh seseorang yang heran sejak kapan Arab dapat menimbang-nimbang keputusannya selama berbulan-bulan?!
Sejak kapan Abbas memerlukan izin dari Arab, sementara dialah yang berwenang memberikan izini kepada “Israel” secara sendirinya untuk memutuskan pergi keluar ke Oslo sebagai delegasi Madrid dari Arab Bersatu?!
Kengapapah harus jubah Arab ini?!
Mengapa di pintu-pintu gerbang KTT Tripoli?!
Mengapa ditengah kebencian Eropa dari pemalsuan “Israel” paspor enam negara?!
Mengapa, setelah KTT, Assad – Ahmadinejad?!!
Mengapa meruntuhkan rumah-rumah penduduk Al-Quds?!!
Mengapa bersamaan dengan pemantauan anggaran permukiman baru “Israel” di tepi Barat?!
Demikianlah kami melihat bahwa jubah Liga Arab longgar dan luas, melindungi “Netanyahu” dari darah
Mabhouh, memberikan kehangatan dan perlakuan dari udara dingin yang membanjiri negara-negara Eropa; untuk menggunakan warga “Israel” paspor dengan gambar ilegal
dalam rangka melakukan pembunuhan seorang tentara pasukan perlawanan di Dubai, dan menyembunyikan Inisiatif Arab yang memasuki masa tua, sementara yang ditikam di dadanya seorang warga Israel dan Amerika; sehingga sulit menariknya pada KTT Tripoli yagn akan datang … sungguh “israel” sering mengalami berbagai sinyal penghalang dari satu warga Arab…
Dalam menghadapi tantangan:
* Kita adalah bangsa yang besar, tampak keasliannya pada saat berada dalam penderitaan dan kesulitan, dan harus melakukan strategi  jangka panjang, yang bersumber dari keyakinan umat dan identitasnya.
صِبْغَةَ اللَّهِ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ
“Shibghah Allah dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan hanya kepada-Nya-lah Kami menyembah”. (Al-Baqarah:138)
* Bahwa Kesatuan bangsa, kesatuan amal Islami dan kesatuan kepemimpinan serta kesatuan manhaj merupakan dharurah syar’iyyah dan penting menghadapi tantangan.
* kita harus mengamalkan perintah Allah sebagaimana firman-Nya:
وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ  الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”. (Al-Anfal:60)
Sekalipun kecanggihan yang dimiliki  ”Israel,” pada haikatnya akan menemui kehancuran, sekalipun Israel memiliki gudang senjata nuklir, meskipun Amerika mendukung sepenuhnya, meskipun Arab melakukan konsesi; tidak akan memberikan rasa keamanan dan ketenangan atas wilayah kita yang terjajah, itu hanya muncul sementara namun akan hancur dalam waktu dekat, bukti-buktinya sangatlah banyak:
- Allah telah mengabarkan kepada kita dalam surat Al-Isra bahwa zionis akan berada dalam kesombongan sebanyak dua kali .. dan pada saat ini kita sedang menghadapi kesombongan yang kedua kalinya dan untuk terakhir kalinya yang kelak Allah akan menghancurkan mereka dan meliputi mereka dengan kenistaan; sebagai ganjaran akan kesmombongan mereka dihadapan Allah, dan pelecehan mereka terhadap tanah haramd an tempat-tempat suci. Allah berfirman:
فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا
“Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”. (Al-Isra:7)
Dan sesuai dengan sunnah Allah dalam perputaran hari, dan kehancuran umat oleh karena kezhaliman, agresi dan kejahatan. Allah berfirman:
فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُواْ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”. (Al-An’am:45)
وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِم مَّوْعِدًا
“Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka”. (Al-Kahfi:59)
- bahwa “Israel” mengalami kondisi kemunduran dan kekalahan yang bertubi-tubi, setelah mengalami kekalahan militer secara berturut-turut,
dimulai dari kekalahan dari perang 1973, pada intifadhah pertama tahun 1987, penarikan mundur dari Lebanon selatan, intifadhah kedua tahun 2000, dan terakhir kalah perang melawan Hizbullah di Lebanon,
serta penarikan mundur yang  memalukan dari Jalur Gaza tanpa mencapai tujuan yang diinginkan.
- terjadinya perubahan demografi yang berpihak pada penduduk Arab, atau apa yang mereka sebut “bom
Bioteknologi “, yang memberikan kelebihihan tingkat kelahiran warga Palestina dari Zionis 7: 1, yang menyerukan Israel untuk menyatakan nama “negara Yahudi” sebagai pelaksanaan awal pengusiran warga Arab dan menutup pintu hak pengembalian wilayah 48.
- kabar gembira dari nabi saw –yang senantiasa memberikan harapan kepada kita- akan terjadinya perang  yang menentukan antara Yahudi dan umat Islam, yang mana kemenangan akan dimiliki oleh Islam dan umat Islam:
Nabi saw bersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ
“TIdak akan terjadi kiamat sampai umat Islam berperang dengan Yahudi, kemudian umat akan memerangi mereka, sehingga orang-orang Yahudi bersembunyi dibalik batu dan pohon, lalu batu atau pohon tersebut berkata: “Wahai muslim! Wahai hamba Allah! Ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah, kecuali pohon gorqod; Karena ia merupakan pohon Yahudi”.
Dari sini kami sampaikan… bahwa Israel pasti akan hancur, dan masjid Al-Aqsha pasti akan tetap berdiri dan tegak selama dunia masih ada. Allah berfirman:
فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاء وَأَمَّا مَا يَنفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الأَرْضِ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الأَمْثَالَ
“ Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan”. (Ar-Ra’d:17)

aqsha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PALESTINA MENGAPA.....?

Abu ANaS

_______

Segala puji bagi Allah, salawat dan salam ditujukan kepada Rasulullah saw dan para pengikutnya…

Al-Quds merupakan ladang yang penuh wewangian, tempat yang senantiasa menebar senyum, malamnya penuh dengan doa dan permohonan, dan siangnya penuh dengan kerja keras dakwah.

Sejarah Al-Quds merupakan perjalanan risalah dan pengorbanan para rasul dan nabi, yang diterima oleh Nabi kepada Nabi lainnya dan dari Risalah ke Risalah yang lainnya; hingga terakhir diterima oleh nabi Muhammad saw dari para nabi pada puncak pertemuan di langit, di depan pintu-pintunya disaksikan oleh para pejuang, dan dalam perjuangannya mencetak para pejuang yang kokoh keimanannya, sebagaimana dihadapannya berkecamuk dengan sengit antara al-haq dan al-bathil yang kadang kebatilan -pada awalnya- mampu mengungguli dan memenangkan pertarungan namun pada akhirnya al-hak mampu eksis dan memenangkan pertarungan.

Tsawabit yang tidak boleh dilalaikan

- Palestina dan Al-Quds merupakan bagian dari aqidah umat Islam, karena itu lalai dan acuh terhadap berarti lalai dan acuh terhadap kitab Allah, peradaban bangsa dan keimanannya.

- Masalah Palestina merupakan amanah yang melekat di setiap leher seorang Muslim, dan membelanya adalah kewajiban dan  memenangkannya adalah suatu keniscayaan sementara lalai terhadapnya adalah suatu kejahatan.

- Bekerja sama dengan  Zionis dan orang-orang yang loyal kepada mereka serta berurusan dengan mereka, berarti perang kepada Allah, agama dan umat Islam, sesuai dengan firman Allah:

فَلْيَحْذَرْ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“ Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih”. (An-Nuur:63)

- Jihad untuk mengembalikan kejayaan bumi Palestina dan Al-Aqsha adalah wajib ain bagi semua muslim, seluruhnya dituntut untuk mempertahankan dan menjaga tempat-tempat sucinya dan melindunginya, tertuama karena ia merupakan qiblat pertama dan tempat ketiga yang disucikan dan tempat isranya nabi saw.

Apresiasi yang tertolak dan kehinaan yang menjijikan

Bahwa diantara tipu daya dunia atas seseorang saat berada pada tanggal 3 maret yang lampau, dan seperti yang dilakukan di dalamnya oleh Netanyahu, Perdana Menteri Zionis dengan mengajukan apresiasi kepada para pemimpin Arab atas sikap mereka yang ingin dihormati?!  Begitu pula Hillary Clinton yang menjelaskan akan apresiasinya terhadap sikap Arab yang berani, yang demikian diungkapkan setelah sikap diam mereka, ketundukan dan belenggu mereka; sampai pada sikap mengecam dan mengingkari adanya keputusan penyatuan masjid Ibrahimi di Khalil dan masjid Bilal di Betlehem kepada Israel, dengan melakukan banyak pelanggaran terhadap undang-undang dan amnesty internasional, demikianlah yang terjadi di Tepi Barat dibawah pengawasan dan pendengaran pemimpin Palestina di Ramallah, beriringan dengan usaha yang keras; sebagai persiapan untuk membangun Haekal Sulaiman diatas tanah masjid Al-Aqsha, seperti yang dilakukan pada tanggal 15 maret yang lalu sebagai isyarat dimulainya “Propaganda pembangunan Haekal”.

Al-Aqsha; Allah yang melindungi dan tangan dan jiwa ini yang menjadi taruhannya

Zionis selalu berambisi mewujudkan obsesinya setiap kali mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk mencapai realisasi ide pembangunan haekal diatas reruntuhan Masjid Al-Aqsha.

Di belakang pembantaian yang terjadi pelataran masjid Al-Aqsha (8/10/1990 m) muncul arkeolog Zionis “Yusuf Serge” di televisi Perancis dengan mengatakan: bahwa Israel  dalam waktu dekat akan segera memulai pembangunan Haekal ketiga diatas reruntuhan Masjid Al-Aqsha yang mampu dilakukan oleh Israel dengan menggunakan teknologi modern. Setelahnya pada bulan November “Shamir”perdana menteri saat itu, yang mengomentari tindakan pembantaian mengumumkan: “Ini saatnya untuk memperpanjang batas” Israel ” dari laut hingga ke sungai “.

Dan pada September 1991 surat kabar Hahdashot memberitakan bahwa gerakan para ” petinggi gunung Haekal” dengan melakukan peletakkan batu fondasi – yang beratnya 6 ton yang dibungkus dalam bendera “Israel” – ke tempat yang terletak di tempat suci.

Tidak heran … Brangsiapa yang menepati janjinya dan ancamannya serta ketentuannya dari Allah SWT, karena Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللهَ يُدَافِعُ عَنْ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللهَ لا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ . أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ. الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلاَّ أَنْ يَقُولُوا رَبُّنَا اللهُ وَلَوْلا دَفْعُ اللهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللهِ كَثِيرًا وَلَيَنصُرَنَّ اللهُ مَنْ يَنصُرُهُ إِنَّ اللهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan Kami hanyalah Allah”. dan Sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa”. (Al-Hajj:38-40)

Kemanakah Shamir pergi? Pergi ke neraka Jahim, mendapatkan berbagai laknat, sementara para petinggi Haekal gagal dan tidak mampu mewujudkan misi mereka, dan kita telah menyaksikan dengan mata kepala kita pada akhir-akhir ini bagaimana para lelaki dan wanita serta para pemuda dari anak-anak Palestina dengan gagah berani menghadang tentara bersenjata dengan bertelanjang dada sebagai tameng dan tangan-tangan mereka yang kosong dari senjata; kecuali senjata iman, aqidah dan gigih dalam berjihad dan mencari syahadah, sementara mereka senantiasa mensenandungkan firman Allah:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمْ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ .  فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنْ اللهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللهِ وَاللهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ

“(yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, Maka Perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung”. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. dan Allah mempunyai karunia yang besar”. (Ali Imran:173-174)

Dan sungguh benar sabda Rasulullah saw ketika menyampaikan karakteristik umatnya, beliau bersabda:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ يُقَاتِلُوْنَ عَلَى أَبْوَابِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ

“Umatku akan tetap tegak dalam memegang kebenaran, berjuang di pintu-pintu baitul Maqdis, tidak takut dan gentar terhadap celaan orang-orang yang mencela mereka, sehingga datang keputusan Allah sementara jiwa mereka tetap demikian”. (Muslim)

Ketika Sharon terpilih sebagai Perdana Menteri, dan mengumumkan pernyataannya bertekad mennghancurkan Intifadah dalam waktu seratus hari, namun intifadhah masih tetap ada dan eksis dan bahkan bertambah kuat hari demi hari, bahkan sempat memberikan pukulan telak ke bagian keamanan  Israel, lalu mengembalikan tsiqah pada kekuatan bangsa untuk mendapatkan haknya dan melawan musuh sang aggressor, dan juga menegaskan kepada para pemimpin yang banci bahwa berada pada satu kungkungan adalah mustahil; kemanakah perginya Sharon? Sampai sekarang dirinya masih terbaring dalam keadaan koma antara hidup dan mati, tidak mengetahui keputusan Allah untuk mewujudkan akan janji dan ancaman Allah  di dalamnya.

Arab menyediakan perlindungan untuk Zionis

Pada hakikatnya yang dituntut pada Arab adalah menutup sisi-sisi dari berbagai rencana yahudisasi Al-Quds, penghancuran Masjid Al-Aqsha, perampasan masjid Haram Al-Ibrahim dan masjid Bilal, perampasan dan penghancuran baitul maqdis, dan melupakan agresi atas Gaza dan apa yang menimpa mereka dari berbagai kehancuran dan perobohan, sementara mereka masih tetap sabar dan tegar berada dalam kondisi dikepung dan kelaparan, dan untuk mengeluarkan peristiwa yang mengerikan yang terjadi di Liga Arab menyediakan perlindungan dan tameng dengan memberikan perpanjagan waktu kepresidenan kepada Mahmud Abbas untuk berunding dengan entitas Zionis  Selama empat bulan!

- Sungguh seseorang akan keheranan dan bertanya-tanya;  sejak kapan Arab dapat menimbang-nimbang keputusannya dalam jangka waktu berbulan-bulan?!

- Sejak kapan Abbas memerlukan izin dari Arab, sementara dialah yang berwenang memberikan izini kepada “Israel” secara sendirinya untuk memutuskan pergi keluar ke Oslo sebagai delegasi Madrid dari Arab Bersatu?!

- Kenapakah harus jubah Arab ini?!

- Mengapa saat menjelang dilaksanakannya  KTT Tripoli?!

- Mengapa ditengah kebencian Eropa dari pemalsuan “Israel” paspor enam negara?!

- Mengapa, setelah KTT, Assad – Ahmadinejad?!!

- Mengapa meruntuhkan rumah-rumah penduduk Al-Quds?!!

- Mengapa bersamaan dengan pemantauan anggaran permukiman baru “Israel” di tepi Barat?!

Demikianlah kami melihat bahwa jubah Liga Arab longgar dan luas, melindungi “Netanyahu” dari darah Mabhouh, memberikan kehangatan dan perlakuan dari udara dingin yang menerpa negara-negara Eropa; untuk menggunakan warga “Israel” paspor dengan gambar secara ilegal dalam rangka melakukan pembunuhan terhadap seorang tentara pasukan perlawanan (HAMAS) di Dubai, dan menyembunyikan Inisiatif Arab yang memasuki masa tua, sementara yang menikam dadanya adalah  seorang warga Israel dan Amerika; sehingga sulit menariknya pada KTT Tripoli yang akan datang … sungguh “israel” sering mengalami berbagai sinyal penghalang dari satu warga Arab…

Dalam menghadapi tantangan

* Kita adalah bangsa yang besar, tampak keasliannya pada saat berada dalam penderitaan dan kesulitan, dan harus melakukan strategi  jangka panjang, yang bersumber dari keyakinan umat dan identitasnya.

صِبْغَةَ اللَّهِ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ

“Shibghah Allah dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan hanya kepada-Nya-lah Kami menyembah”. (Al-Baqarah:138)

* Bahwa Kesatuan bangsa, kesatuan amal Islami dan kesatuan kepemimpinan serta kesatuan manhaj merupakandharurah syar’iyyah (kebutuhan mendesak) dan penting dalam  menghadapi tantangan.

* kita harus mengamalkan perintah Allah sebagaimana firman-Nya:

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ  الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambah untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”. (Al-Anfal:60)

Sekalipun kecanggihan yang dimiliki  ”Israel,” pada hakikatnya akan menemui kehancuran, sekalipun Israel memiliki gudang senjata nuklir, meskipun Amerika mendukung sepenuhnya, meskipun Arab melakukan konsesi terhadapnya; tidak akan memberikan rasa keamanan dan ketenangan atas wilayah kita yang terjajah, itu hanya muncul sementara namun akan hancur dalam waktu dekat, bukti-buktinya sangatlah banyak:

- Allah telah mengabarkan kepada kita dalam surat Al-Isra bahwa zionis akan berada dalam kesombongan sebanyak dua kali .. dan pada saat ini kita sedang menghadapi kesombongan yang kedua kalinya dan untuk terakhir kalinya yang kelak Allah akan menghancurkan mereka dan meliputi mereka dengan kenistaan dan kehinaan; sebagai ganjaran akan kesmombongan mereka dihadapan Allah, dan pelecehan mereka terhadap tanah haram dan tempat-tempat suci. Allah berfirman:

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا

“Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”. (Al-Isra:7)

Dan sesuai dengan sunnah Allah dalam perputaran waktu, akan terjadi kehancuran suatu bangsa oleh karena kezhaliman, agresi dan kejahatan. Allah berfirman:

فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُواْ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”. (Al-An’am:45)

وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِم مَّوْعِدًا

“Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka”. (Al-Kahfi:59)

- Bahwa “Israel” senantiasa mengalami kemunduran dan kekalahan bertubi-tubi; setelah mengalami kekalahan militer secara berturut-turut,  dimulai dari kekalahan dari perang 1973, pada intifadhah pertama tahun 1987, penarikan mundur dari Lebanon selatan, intifadhah kedua tahun 2000, dan terakhir kalah perang melawan Hizbullah di Lebanon,  serta penarikan mundur yang  memalukan dari Jalur Gaza tanpa mencapai tujuan yang diinginkan.

- Terjadinya perubahan demografi yang berpihak pada penduduk Arab, atau apa yang mereka sebut “bom Bioteknologi”, yang memberikan kelebihihan tingkat kelahiran warga Palestina dari Zionis 7: 1, yang menyerukan Israel untuk menyatakan nama “negara Yahudi” sebagai pelaksanaan awal pengusiran warga Arab dan menutup pintu hak pengembalian wilayah 48.

- Kabar gembira dari nabi saw –yang senantiasa memberikan harapan kepada kita- akan terjadinya perang  yang menentukan antara Yahudi dan umat Islam, yang mana kemenangan akan dimiliki oleh Islam dan umat Islam. Nabi saw bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

“TIdak akan terjadi kiamat sampai umat Islam berperang dengan Yahudi, kemudian umat akan memerangi mereka, sehingga orang-orang Yahudi bersembunyi dibalik batu dan pohon, lalu batu atau pohon tersebut berkata: “Wahai muslim! Wahai hamba Allah! Ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah, kecuali pohon gorqod; Karena ia merupakan pohon Yahudi”. (Muslim)

Dari sini kami sampaikan… bahwa Israel pasti akan hancur, dan masjid Al-Aqsha pasti akan tetap berdiri dan tegak selama dunia masih ada. Allah berfirman:

فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاء وَأَمَّا مَا يَنفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الأَرْضِ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الأَمْثَالَ

“ Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan”. (Ar-Ra’d:17)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

&

Poll

Do you like our website me ?

Yes (128) 90%

No (6) 4%

Nothing (9) 6%

Total votes: 143

Search site

=====****INDAHNYA BERBAGI****====